Berbincang dengan Hoax, Media Sosial dan Dunia Digital (Materi 13 GMLD)

 Berbincang dengan Hoax, Media Sosial dan Dunia Digital (Materi 13 GMLD) Oleh Ansar Salihin Pertemuan ke-13 kelas Guru Motivator Literasi Digital (GMLD) Aam Nurhasanah kembali menjadi narasumber menjelaskan tentang Berbincang dengan Hoax, Media Sosial dan Dunia Digital, kelas GMLD dilaksanakan melalui Grup WA, Senin 29 November 2021 pukul 16.00-18.00 WIB yang dimoderatori oleh Dail Ma’ruf.

Mengembangkan Minat Bakat Melalui Dunia Digital (Materi 3 GMLD)


 Mengembangkan Minat Bakat Melalui Dunia Digital (Materi 3 GMLD)


Oleh Ansar Salihin

Pertemuan ke-3 kelas Guru Motivator Literasi Digital (GMLD) pada Jumat, 5 Desember 2021 pukul 16.00-17.30 dilaksanakan melalui Zoom Metting dengan materi mengembangkan “Minat Bakat Melalui Dunia Digital” dimoderatori oleh MS. Phia, menghadirkan Narasumber Aris Ahmad Jaya (Mr. Sugesti Indonesia, Motivator Sekolah Unggul). Materi yang disampaikan sangat menarik karena narasumber langsung menyapa peserta berdiskusi terkait dengan pokok bahasan.

Aris Ahmad Jaya merupakan seorang motivator sekolah-sekolah unggul di Indonesia. Aris Ahmad Jaya lahir di Pati 23 Februari 1974. Aris Ahmad Jaya pernah di terima di dua universitas ternama di Indonesia tanpa tes yaitu di Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Gajah Mada (UGM). Aris Ahmad jaya menyelesaikan gelar Dokter Hewan pada tahun 2000 di IPB Bogor dan menyelesaikan gelar MM di UIKHA Bogor tahun 2015. Dan saat ini sedang menjalankan program Doktor. Aris Ahmad Jaya merupakan pendiri sekaligus CEO di lembaga ABCo SUGESTI MOTIVATINDO yang bergerak di bidang motivasi dan konsultan bagi sekolah-sekolah unggul di Indonesia serta lembaga-lembaga baik pemerintahan maupun swasta yang ada di Indonesia.

Bakat adalah kemampuan atau keterampilan yang dimiliki oleh seseorang yang sudah tertanam sejak lahir, kemudian dikenali, diasah dan dikembangkan menjadi kegemaran atau rutinatas dalam kehidupan sehari-hari. Bakat yang ada dalam diri apabila tidak diasah dan dikembangkan maka tidak dapat menghasilkan apa-apa, namun kalau diasah dan dikembangkan dengan baik maka bakat dapat menjadi profesi atau pekerjaan. 

Bagaimana menemukan bakat diri lewat dunia digital, menurut Aris Ahmad Jaya ada rumus empat T, yaitu Titi, tiru, tambah-tambahi, temu. Pada umumnya guru memakai Teknik ATM (amati, tiru modifikasi). Yang pertama adalah Titi, dari sekian banyak pelayanan-pelayanan yang ada di dunia digital, apa yang paling disukai, disenangi dan yang paing menarik. Tertarik menurut kita belum tentu tertarik menurut orang lain. Misalnya bakat literasi seperti menulis yang disukai bisa jadi dimulai dari hobi dan dimulai dari sesuatu yang disukai. Jadi Titi itu Niteni, melihat dari sekian banyak mana yang menurut kita menarik. 

T yang kedua adalah Tiru, apabila sudah menemukan sesuatu yang terbaik, contoh terbaik, literasi terbaik, digital-digital terbaik seperti di youtube, Instagram, facebook, blog dan sebagainya penawaran dunia digital. Maka kita harus menyiapkan waktu untuk tiru hal tersebut. Apapun itu yang didapat di dunia digital dan itu disukai, kemudian tiru, ikuti seperti apa yang dibuat oleh orang lain. Walaupun itu benar-benar mirip sama yang buat oleh orang lain, yang penting tidak melanggar hak cipta dan tidak plagiat.

T selanjutnya adalah tambah-tambahi, setelah meniru sesuai yang disukai, diulang-ulang agar lebih lancar, kemudian tambah-tambahi atau modifikasi lakukan perubahan secara perlahan sesuatu yang telah ditiru tersebut, dalam modifikasi dibutuhkan ketekunan, keterampilan dan kemauan untuk menghasilakan suatu perubahan. Setelah melakukan modifikasi beberapa kali baru mendapatkan T yang terakhir adalah temu, yaitu menemukan bakat pribadi kita sendiri. Setelah itu tinggal mengembangkan dan menjadikan bakat ini menjadi besar dan konsisten untuk menjalankannya sampai kita menjadi ahli pada bidang itu, bahkan dapat desematkan nama kita pada bakat tersebut. Misalnya Aris Ahmad Jaya Mr. Sugesti Indonesia, Om Jay guru blogger Indonesia, putri literasi Indonesia dan sebagainya tergantung minat dan bakat masing-masing dapat dikembangkan melalui media digital. 

Bakat yang berani diutarakan akan menjadi fashion, jadi fashion seseorang itu merupakan buah dari bakat yang disungguh-sungguhkan. Bakat bukan segalanya, apa artinya orang berbakat tapi gak pernah latihan. Banyak orang tidak berbakat, namun berhasil dalam suatu bidang, namun hatinya tidak merasakan atas kesuksesan tersebut, karena bukan kesukaanya tapi tetap dikerjakannya karena beberapa hal.

Sebagai penutup pemateri menjelaskan point penting 1. Kita dikenang karena memberi buka karena menerima, 2. Lakukan yang terbaik karena kebaikan yang kita lakukan menjadikan kita bagian dari sejarah hidup, 3. Cintailah yang kita kerjakan dan kerjakan yang kita cintai, dan lihat keajaiban yang terjadi.

Demikian materi yang disampaikan oleh narasumber untuk pertemuan ke-3 ini semoga bermanfaat untuk penulis dan semua peserta GMLD. Marilah kita mengenali bakat, dan mencarinya di dunia dunia digital, setelah itu pelajari dan kembangkan sampai menemukan bakat tersebut. Apalah sudah menemukan mari tingggalkan jejak rekam digital sesuai dengan bakat masing-masing baik melalui video di youtube, atau tulisan di blog dan sebagainya. 

Salam Literasi Digital

Baca Juga Materi GMLD Lainnya:

Materi 1 Membangun Digital Space yang Aman untuk Anak

Materi 2 Mengelola Jejak Digital


Comments

  1. Materi dibungkus dengan sempurna dalam kemasan resume yang menarik. Keren.

    ReplyDelete
  2. Kembangkan passion nya. Dan asah bakatnya. Resume nya mantaap

    ReplyDelete
  3. Terbaik

    Jarang sy Dapat model resume sekren ini

    ReplyDelete
  4. Amati Tiru Modifikasi...ayuk kita asah bakat kita dan kita tinggalkan jejak digital kita. Lakukan terbaik apa yang bisa kita lakukan uari ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. teknik ATM sangat baik dalam memulai belajar

      Delete
  5. Mantap resumenya. 4 T untuk mengasah minat bakat kita.

    ReplyDelete
  6. Luar biasa ya Pak Aris. Trainer idola nih. Analoginya mengena

    ReplyDelete
  7. Mantap Pak Win...
    reesumenya hebat, ditulis oleh penulis hebat...

    ReplyDelete

Post a Comment

RPP/PERANGKAT