Berbincang dengan Hoax, Media Sosial dan Dunia Digital (Materi 13 GMLD)

 Berbincang dengan Hoax, Media Sosial dan Dunia Digital (Materi 13 GMLD) Oleh Ansar Salihin Pertemuan ke-13 kelas Guru Motivator Literasi Digital (GMLD) Aam Nurhasanah kembali menjadi narasumber menjelaskan tentang Berbincang dengan Hoax, Media Sosial dan Dunia Digital, kelas GMLD dilaksanakan melalui Grup WA, Senin 29 November 2021 pukul 16.00-18.00 WIB yang dimoderatori oleh Dail Ma’ruf.

Wisata Jalin Jantho Aceh Besar



Pernah mendengar kata "Jalin" kalau belum pernah mari ikuti perjalanan saya ke Jalin, kalau penasaran juga mari berkunjung ke Jalin. Ada sebagian orang mengakatan jalin itu adalah singkatan dari "Jalan Lintas" apakah itu benar atau tidak saya belum selidiki secara mendalam (Kalau mau tahu lebih lanjut asal katanya silahkan cari sendiri). Jalin merupakan salah satu nama Desa/Gampong di Jantho Aceh Besar jaraknya sekitar 10 KM dari Kota Jantho atau 20 menit perjalanan menggunakan sepeda motor atau mobil.


Jalan ke Jalin mulai dari jalan utama jalur dua Kota Jantho, kalau dari simpang Jantho (Jalan Banda Aceh-Medan) terus menuju kota Jantho, ikuti saja jalan lurus jalur dua sebalah kiri (tanpa ada simpang ke kiri dan ke kanan) sampai dengan berjumpa kantor Bupati Aceh Besar di Kota Jantho.



Tenang saja di Jantho itu tidak ada lampu merah walaupun banyak simpang empat dan bundaran, jadi tidak akan macet apalagi tersesat he he he. Setalah kantor Bupati tetap mengikuti jalan jalur dua sampai habis sampai mendapatkan jalan satu jalur, setelah itu belok kanan ke Jalin kalau lurus ke Desa Jantho Lama.


Sepanjang perjalanan menuju Jalin, Anda dapat menikmati keindahan alam, sawah, bentangan hamparan luas bukit-bukit kecil yang dikelilingi pegunungan. Sampai nantinya bertemu dengan sebuah desa kecil, tapi itu bukan Jalin, silahkan melanjutkan perjalanan di ujung desa tersebut ada simpang ke sebalah kiri, ikuti simpang kiri tersebut agar tidak tersesat. Anda akan berjumpa dengan jembatan kecil kemudian ada jalan tanjakan sedikit, di sana akan berjumpa lagi desa kecil itulah Gampong Jalin.


Silahkan melanjutkan perjalanan melewati desa tersebut, tapi harap berhati-hati karena banyak masyarakat yang melewti jalan tersebut dan jagalah sopan santun saat berjumpa dengan masyarakat di sana, biar kita nyaman dan mereka juga merasa aman. Perjalanan selanjutnya memang agak sepi dan bersemak sedikit, tapi jalannnya masih aspal kok, tidak usah takut karena sebentar lagi akan bertemu jembatan besar. Silahkan berselfie dulu di jembatan tersebut, siapa tahu waktu pulangnya tidak sempat selfie, kan rugi.



Kemudian balik lagi ke belakang sekitar 30 meter dari jembatan, di sana ada jalan di sebelah kiri menuju ke sungai jalin. Akhirnya sampai juga di sungai Jalin, dengan pemandangan indah ada batu-batuan bercampur pasir dan air jernih sejuk serta ada ikan-ikan kecil dipinggirnya. Jangan langsung mandi ya, silahkan nikmati dulu suasananya jalan-jalan di pinggir sungai tersebut juga dapat langsung memandang bukit jalin dari bawah ini. Lengkap sekali ya di atas sana ada bukit dengan hamparan padang rumput tanpa pohon, di bawahnya ada sungai mengalir dengan iarnya sejuk dan alami. Pokoknya susahlah menjelaskannya dengan kata-kata. Makannya jangan lupa datang ya ke sini


Terus bisa ngapain aja di sana, setelah puas memandang alam sekitar silahkan mandi di aliran sungai tersebut, tapi tetap hati-hati karena ada sebagian aliran sungainya dalam dan deras. Tapi tidak usah takut karena kalau mandi dipinggirnya aliran sungai tersebut tidak dalam dan tidak deras, jadi aman pemandian untuk anak-anak dan orang tidak bisa beranang (contohnya seperti saya, he he he). Kalau mau boleh juga menikmati mandi hanyut dari hulu ke hilir sambil berenang dibawa aliran sungai. Wah seru kan.


Tidak hanya itu, saat berkunjung ke tempat ini kita juga boleh membawa makanan yang belum dimasak, jadi bisa dimasak di sini seperti ayam, ikan, mie, kopi dan makanan lainnya. Tidak usah takut masalah kayu bakar, di sini banyak kayu bakar yang bagus hanyut dari hulu sungai. Sambil masak dan mandi kegiatan lain dapat diisi dengan diskusi atau sekedar canda ria untuk menumbuhkan kekompakan bersama teman-teman, komunitas atau kelompok saat mengunjungi objek wisata ini.


Dengan berkunjung ke objek wisata Jalin dapat meringankan dan menghilangkan beban fikirian, mungkin sudah terlalu lama kita bekerja dan kurang refresing. Selain itu juga untuk tetap menjaga silaturahmi, kekeluargaan dan kebersamaan dengan teman-teman atau komunitas anda. Kalau ada waktu luang silahkan mendaki ke bukit Jalin dengan jarak tempuh sekitar 1 jam perjalanan, kalau merasa tidak sanggup mendaki cukup sampai di sungai Jalin saja.


Terima kasih telah mengikuti perjalanan saya ke Jalin, jangan lupa kunjungi objek wisata jalin ya. Satu lagi himbauan saya kalau anda berwisata ke sana mohon dijaga keindahaan alam, tidak membuang sampah sembarangan. Mari kita jaga alam.

Comments

  1. Ya, Pak. Yang buang sampah sembarangan dijewer saja telinganya. Alam yang begitu indahnya harus dipelihara.

    ReplyDelete
  2. Yang suka buang sampah sembarang mending di rumah aja ga usah kemana-mana 😄

    ReplyDelete
  3. Serasa sedang dalam perjalanan ke Jalin ketika membaca tulisan Pak Win.
    Sehat selalu Pak
    Terimakasih sudah berbagi keindahan

    ReplyDelete
  4. Wah jadi terbayang keseruan wisata ke Jalin. Makasih informasinya Pak Ansar..

    ReplyDelete
  5. Ya Pak. Antar aku ke sana ya. Heeeem sangat menyenangkan

    ReplyDelete
  6. Nah, ini pesan yang sangat bagus untuk tidak membuang sampah sembarangan. Soalnya, tidak dikatakan pecinta alam kalau melakukan hal yang seperti itu.

    ReplyDelete

Post a Comment

RPP/PERANGKAT